Di suatu ketika
Pernah kau hinggap ke sisiku
Sayapmu terluka
Kau pinta ku merawatinya
Dengan segala keterbatasan
Aku mencari segala penawarnya
Kau bagai dilahirkan kembali ke dunia nyata
Kau terbang semula
Kemuncak yang ingin kau tawan
Itulah jua yang ku impikan
Kau bawa ku pergi bersama menongkah arus
Terbang ke langit menggapai awan
Demi kejayaan
Ada harga perlu dibayar
Ku menjadi perisaimu
Bila panah menghujani kita
Apabila engkau merasa tercabar
Kau anggap aku menjadi sainganmu
Tidakkah engkau menyedari persamaan kita
Hanya camar maya
Biarkan aku terbang melayang bersendirian
Tinggalkan aku mencari arah jalan ku pulang
Biarkan aku terbang melayang bersendirian
Tinggalkan aku mencari arah jalan ku pulang
Kemuncak yang ingin kau tawan
Itulah jua yang ku impikan
Kau bawa (kau bawa daku pergi)ku
Pergi bersama menongkah arus
Terbang ke langit menggapai awan
Semua ini satu ketentuan
Thursday, May 13, 2010
Tuesday, May 4, 2010
Nota Cinta
Andainya dapatku menulis
Nota-nota cinta buat diri-Nya
Ingin ku titipkan bersama
Semua kuntuman bunga
Yang indah berseri
Ku sembur haruman mewangi
Bersama kata-kata puji
Sedang Dia tahu kasih dan cintanya aku
Menjalin ikatan menuju ke Syurga
Cintaku kepada Dia
Rinduku hanya pada-Nya
Kasihku tulus buat-Nya
Setiaku balas kasih-Nya
Kasihku kasih yang setia
Pada yang punya
Dambaku pada Yang Esa
Pujian hanya buat-Nya
Akurku kebesaran-Nya
Teragung Maha Suci-Nya
Taatku hamba yang hina
Pada Pencipta
Kiranya aku hilang arah
Jalan hidupku berubah punah
Namun kasih-Nya tak pernah akan musnah
Belas rahmat-Nya terus mencurah-curah
Nur Hidayah-Nya semakin cerah
Nota-nota cinta buat diri-Nya
Ingin ku titipkan bersama
Semua kuntuman bunga
Yang indah berseri
Ku sembur haruman mewangi
Bersama kata-kata puji
Sedang Dia tahu kasih dan cintanya aku
Menjalin ikatan menuju ke Syurga
Cintaku kepada Dia
Rinduku hanya pada-Nya
Kasihku tulus buat-Nya
Setiaku balas kasih-Nya
Kasihku kasih yang setia
Pada yang punya
Dambaku pada Yang Esa
Pujian hanya buat-Nya
Akurku kebesaran-Nya
Teragung Maha Suci-Nya
Taatku hamba yang hina
Pada Pencipta
Kiranya aku hilang arah
Jalan hidupku berubah punah
Namun kasih-Nya tak pernah akan musnah
Belas rahmat-Nya terus mencurah-curah
Nur Hidayah-Nya semakin cerah
Subscribe to:
Posts (Atom)